Jalan Pantura Mengalami Banjir Yang Tercampur Air Laut

Jalan Pantura Mengalami Banjir Yang Tercampur Air Laut – Banjir menggenangi wilayah jalur pantura yang notabene sebagai jalur penting di indonesia.

Jalan Pantura Mengalami Banjir Yang Tercampur Air Laut

Jalan Pantura Mengalami Banjir Yang Tercampur Air Laut

Pada saat ini memang pantura sebagai jalur penting di indonesia yang telah di jadikan jalur utama bahan pokok.

Untuk itu sangat dikhawtirkan bahwa pada saat banjir saat ini akan menghambat menyalurkan bahan pokok kesejumlah wilayah.

Akan tetapi pada saat ini memang baru wilayah kaligawe semarang yang telah terendam oleh banjir.

Selain karena derasnya curah hujan yang terjadi pada saat ini, akan tetapi ada juga air rob yang terjadi pada pantai utara jawa.

Sehingga membuat air yang menggenangi wilayah jalan pantura yaitu antara air laut dan air hujan.

Dampak yang di sebabkan dalam banjir tersebut adalah dengan macetnya di sekitaran jalan pantura.

Sehingga menghambat untuk bisa menyuplai bahan pangan atau bahan pokok ke penjuru jawa bahkan indonesia.

Tampak di jalur Pantura Ngembal, ratusan kendaraan sepeda motor mogok akibat menerjang derasnya air.

Sementara kendaraan roda empat melintas perlahan dengan kecepatan rata-rata sekitar 5 km/jam.

Kendaraan melintas lambat dari timur maupun sebaliknya mengingat air banjir yang merendam permukaan jalan.

dan menghambat anda untuk bisa mendapatkan keuntungan dan bermain di Agen Sbobet terpercaya.

Hal Yang Dilakukan oleh Pemerintah kota setempat

Pemerintah kota telah melakukan antisipasi dengan menormalisasi sungai dan polder di sekitar Terboyo.

Namun upaya itu belum cukup untuk mencegah jalanan Pantura Semarang bebas dari banjir rob.

Selain itu pemerintah kota juga melakukan penghijauan atau aktivitas menanam pohon

Untuk bisa menyerap air hujan untuk mencegar adanya banjir yang sering terjadi di kawasan pantura.

Memang biasanya banjir tersebut terjadi akibat adanya air ROB laut.

air banjir yang merendam Pantura tidak terlalu dalam. Hanya saja, arus akibat kendaraan menerjang banjir, berakibat pada kendaraan lain sulit melintas.

Hanya sementara kendaraan berjalan merayap. Sejumlah petugas di Pantura Ngembal mengumumkan melalui pengeras suara.

Hingga lewat tengah hari, kondisi banjir yang merendam jalur pantura itu masih terendam banjir.

Antrean kendaraan pun masih menumpuk dari arah Kota Semarang maupun arah sebaliknya.